Tampilkan postingan dengan label Tips Remaja Putri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Remaja Putri. Tampilkan semua postingan

Apa Sih Seks Bebas Itu ?

Senin, 29 November 2010


Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan diluar ikatan pernikahan, baik suka sama suka atau dalam dunia prostitusi.
Seks bebas bukan hanya dilakukan oleh kaum remaja, atau kaum lajang,  bahkan yang telah berumah tangga pun sering melakukannya dengan orang yang bukan pasangannya. Biasanya dilakukan dengan alasan mencari variasi seks ataupun sensasi seks untuk mengatasi kejenuhan.
Seks bebas sangat tidak layak dilakukan mengingat resiko yang sangat besar. Pada remaja biasanya akan mengalami kehamilan diluar nikah yang memicu terjadinya aborsi. Ingat aborsi itu sangatlah berbahaya dan beresiko kemandulan bahkan kematian. Klik Disini tukmengetahui resiko-resiko Aborsi. Selain itu tentu saja para pelaku seks bebas sangat beresiko terinfeksi virus HIV yang menyebabkan AIDS, ataupun penyakit menular seksual lainnya.
Pada orang yang telah menikah, seks bebas dilakukan karena mereka mungkin hanya sekedar having fun. Biasanya mereka melakukan perselingkuhan denga orang lain yang bukan pasangan resminya, bahkan ada juga pasangan suami istri yang mencari orang ketiga sebagai variasi seks mereka. Ada juga yang bertukar pasangan. Semua kelakuan diatas dapat dikategorikan seks bebas dan para pelakunya sangat berisiko terinfeksi virus HIV.

Yang Pasti Katakan dengan Tegas untuk Seks Bebas.

PERTUNANGAN Dua Balita

Senin, 25 Oktober 2010

Waduh....waduh.... Dunia makin mengherankan, 
PERTUNANGAN merupakan bagian dari sebuah peristiwa sakral yang menyatukan dua orang dalam satu ikatan, sebelum menikah. Tapi, bagaimana jika pertunangan itu melibatkan dua bocah (dibawah umur) yang masih berusia lima dan tiga tahun ? calon bapak dan ibu termuda nich bisa-bisa
Itu bukan dongeng karena nyata menimpa dua bocah di Suriah. Pertunangan antara anak laki-laki bernama Khalid yang masih berusia lima tahun dan Hala yang masih berusia tiga tahun berlangsung atas persetujuan kedua orangtua.
Pesta pertunangan dua bocah usia taman kanak-kanak ini disiapkan dengan sempurna oleh kedua orangtua masing-masing. Selain mengatur prosesi pertunangan, mereka juga membeli sepasang cincin layaknya pertunangan orang dewasa.
Juma, ayah Khalid, mengatakan, pertunangan itu digelar atas permintaan Khalid dan Hala. Walau sudah bertunangan, mereka baru diperkenankan menikah sekitar 10 tahun mendatang.
"Kami tahu Khalid atau Hala mungkin berubah pikiran di masa depan, tapi pada tahap ini (tunangan) mereka sangat senang dan berbicara satu sama lain setiap hari," kata Juma, seperti dikutip dari laman Gulf News. “Khalid sendiri menunggu sampai ia berusia 15 tahun untuk menikahi Hala."
Khalid bertemu Hala saat tengah berlibur bersama orangtuanya di Lattakia, kawasan pantai Mediterania Suriah. Ia merasa jatuh cinta pada pandangan. Ia tak berhenti memikirkan Hala sepulang berlibur.
Di rumahnya di Homs, kota yang berjarak sekitar 100 kilometer utara Damaskus, ia selalu bermimpi dan menginginkan Hala bersamanya. "Khalid mengatakan kepada saya dan ibunya bahwa dia ingin tinggal dengan Hala dan membawa pulang ke Homs,” kata Juma.
Orangtua menanggapi ini dengan serius. Lalu, mereka menelepon ibu Hala untuk meminta pendapat. "Orangtua Hala berkata bahwa anaknya punya sikap serupa, merasa kesepian. Keluarga Hala sangat senang bila melihat mereka (Khalid dan Hala) bersama," ujar Juma.
Setelah itu, keluarga Khalid kembali ke Lattakia untuk melaksanakan upacara. Khalid adalah seorang anak tunggal. Ia baru lahir setelah orang tuanya menikah selama 20 tahun.
Pernikahan anak di bawah umur selama ini dikecam kelompok hak asasi manusia internasional. Bahkan, PBB telah mengeluarkan rekomendasi kepada setiap negara untuk mengadopsi aturan pernikahan, yakni minimal usia 18 tahun, baik pria dan wanita. (sj)
Sumber : VIVANews.com

WASPADAI Pergaulan Bebas Di Kalangan Remaja

Sabtu, 23 Oktober 2010

Pergaulan Bebas Kalangan Remaja, Wapadalah... Waspadalah...!!! kata Bang Napi

Masa remaja adalah masa yang paling berseri. Di masa remaja itu juga proses pencarian jati diri. Dan, disanalah para remaja banyak yang terjebak dalam narkoba dan pergaulan bebas.

Pergaulan bebas di kalangan remaja telah mencapai titik kekhawatiran yang cukup parah, terutama seks bebas. Mereka begitu mudah memasuki tempat-tempat khusus orang dewasa, apalagi malam minggu. Pelakunya bukan hanya kalangan SMA, bahkan sudah merambat di kalangan SMP. ‘’Banyak kasus remaja putri yang hamil karena kecelakan padahal mereka tidak mengerti dan tidak tahu apa resiko yang akan dihadapinya.’’ 

Bukan hanya remaja nakal saja yang terjebak, anak baik pun bisa kena. Anak baik yang disebut anak rumah pun ada yang mengalami ‘kecelakaan’,ucapnya. Oleh sebab itu, sangat diperlukan pancegahan dini dengan memberikan pengetahuan seks. Pendidikan seks itu sangat penting sekali. Tapi, di masyarakat kita pendidikan seks itu masih dianggap tabu. Berdasarkan pengamatan PIK Remaja, banyaknya remaja yang terjebak seks bebas ini dikarenakan mereka belum mengetahui tentang seks. Seks itu bukan hanya berhungan intim saja. Tapi, banyak sekali, bagaimana merawat organ vital, mencegah HIV dan lainnya. Pelajari seks itu secara benar supaya kita bisa hidup benar.

Banyaknya kalangan remaja yang melakukan seks bebas, diindikasikan ada jaringan tertentu yang menggiring anak-anak ke hal yang negatif. Oleh karena itu, MUI menghimbau untuk menutup tempat yang berbau maksiat. Menutup tempat maksiat itu jauh lebih penting demi generasi muda, karena generasi muda adalah masa depan bangsa.

Ditingkat pergaulan jaman sekarang, anak-anak bisa saja dan lebih mudah  berbohong. Oleh sebab itu, pengawasan orang tua harus diperketat. Tentu saja contoh perilaku orang tua sangat berperan. PIK Remaja berharap, semua sekolah-sekolah tanpa terkecuali memperkuat kembali kehidupan beragama. Kita harus menanamkan nilai-nila agama sejak dini sehingga mereka memiliki kepribadian yang kuat. akibat dari perkembangan zaman, ketika agama tidak lagi menjadi pokok dalam kehidupan banyak remaja yang terjebak dalam pergaulan bebas. Solusinya, kuatkan lagi ajaran agama. Baik di sekolah maupun di rumah agama merupakan kebutuhan pokok, dan benteng yang paling kokoh..

Selain itu, orang tua harus lebih memperhatikan anaknya. Orang tua dan anak harus selalu berkomunikasi. Sehingga tahu persoalan anak. Orang tua harus bisa menjadi tempat curhat yang terbaik bagi anaknya.

Sekali lagi...
Waspadai Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja...!!!

Kenakalan Remaja dan Tips Cara Pencegahnya

Kamis, 14 Oktober 2010

Salah satu masalah sosial yang dikategorikan dalam perilaku menyimpang diantaranya adalah kenakalan remaja. Untuk mengetahui tentang latar belakang kenakalan remaja dapat dilakukan melalui dua pendekatan yaitu pendekatan individual dan pendekatan sistem.
  • Dalam pendekatan individual, individu sebagai satuan pengamatan sekaligus sumber masalah.
  • Untuk pendekatan sistem, individu sebagai satuan pengamatan sedangkan sistem sebagai sumber masalah.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa ternyata ada hubungan negative antara kenakalan remaja dengan keberfungsian keluarga.

Semua ini mengandung arti bahwa semakin meningkatnya keberfungsian sosial sebuah keluarga dalam melaksanakan tugas kehidupan, peranan, dan fungsinya maka akan semakin rendah tingkat kenakalan anak-anaknya atau kualitas kenakalannya semakin rendah. Di samping itu penggunaan waktu luang yang tidak terarah merupakan sebab yang sangat dominan bagi remaja untuk melakukan perilaku menyimpang.

Berikut ini beberapa Tips untuk mengatasi dan mencegah kenakalan remaja, yaitu:
  • Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya.
  • Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
  • Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. contohnya: kita boleh saja membiarkan dia melakukan apa saja yang masih sewajarnya, dan apabila menurut pengawasan kita dia telah melewati batas yang sewajarnya, kita sebagai orangtua perlu memberitahu dia dampak dan akibat yang harus ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang sudah melewati batas tersebut.
  • Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya. Karena apabila kita membiarkan dia bergaul dengan teman main yang sangat tidak sebaya dengannya, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang mungkin seharusnya belum perlu dia jalani.
  • Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, radio, handphone, dll.
  • Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih banyak menghabiskan waktunya selain di rumah.
  • Kita perlu mendukung hobi yang dia inginkan selama itu masih positif untuk dia. Jangan pernah kita mencegah hobinya maupun kesempatan dia mengembangkan bakat yang dia sukai selama bersifat Positif. Karena dengan melarangnya dapat menggangu kepribadian dan kepercayaan dirinya.
  • Jika Anda sebagai orang tua harus menjadi tempat CURHAT "Curahan Hati" yang nyaman untuk anak anda, sehingga anda dapat membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah.

Semoga Artikel dan sedikit Tips ini bermanfaat bagi shobat pembaca.

Seberapa Penting Tes Keperawanan Bagi Anak Sekolah.

Selasa, 12 Oktober 2010

Satu lagi kebijakan pemerintah negara kita mengenai tes keperawanan bagi anak sekolah. Pertanyaanpun timbul dari benak masyarakat mengenai perlu atau tidaknya tes keperawanan tersebut. Hal tersebu menjadi perdebatan di masyarakat, karena dirasa tes tersebut hanya akan mengdiskriminasikan para wanita. Korelasi dari kebijakan itu sendiri menjadi tidak jelas dengan perempuan yang hendak masuk ke bangku sekolah. Tidak ada kaitan antara keperawanan dengan pendidikan yang menjadi polemik di masyarakat, Jika perempuan tersebut ternyata tidak perawan, lalu kebijakan apa yang akan dilakukan? dilarang bersekolah di tempat tersebut? menjadi hal yang tidak wajar dan sangat mengdiskriminasikan perempuan jika hal tersebut sampai dilakukan.

Teruuuussss...!!! Akankah Berhasil...??? Apakah ada segi postifnya...???

Jika pemerintah indonesia tetap membiarkan pemutaran xxx dibawah ini...



Bayangkan...!!! jika film seprti ini ditonton atau dilihat oleh anak dibawah umur, Berapa prosentase Keperawanan 5, 10, 15 tahun kedepan...???

Terus... menurut shobat sendiri gimana...???

Cara Memberikan Pendidikan Seks Kepada Anak

Rabu, 06 Oktober 2010

Banyak orang tua menilai bahwa memberikan pendidikan Seks sejak dini pada anak adalah salah satu hal yang tabu, padahal hal ini sangat bermanfaat dan berguna sekali demi keselamatan dan masa depan anak.

Berikut beberapa cara memberikan pendidikan seks kepada anak yang PIK Remaja bagi berdasarkan usia anak :
Pada Anak Balita (1-5 tahun)
Pada usia Balita (Bayi dibawah Lima tahun), Anda sebagai orang tua bisa mulai menanamkan pendidikan seks pada anak. Dengan Cara yang mudah, yaitu dengan cara mulailah anda memperkenalkan kepada anak anada organ-organ seks miliknya secara singkat. Tidak perlu memberi penjelasan detail karena rentang waktu atensi anak biasanya pendek.
Misalnya saat memandikan buah hati, Anda bisa memberitahu berbagai organ tubuh anak, seperti rambut, kepala, tangan, kaki, perut, dan jangan lupa penis dan vagina atau vulva. Lalu terangkan perbedaan alat kelamin dari lawan jenisnya, misalnya jika si kecil memiliki adik yang berlawanan jenis. Selain itu, tandaskan juga bahwa alat kelamin tersebut tidak boleh dipertontonkan dengan sembarangan, dan terangkan juga jika ada yang menyentuhnya tanpa diketahui orang tua, maka si kecil harus berteriak keras-keras dan melapor kepada orang tuanya. Dengan demikian, anak-anak Anda bisa dilindungi terhadap maraknya kasus kekerasan seksual dan pelecehan seksual terhadap anak yang akhir-akhir ini sangat marak dan hangat.

Pada Ana Usia 3-10 tahun
Pada usia ini, anak biasanya mulai aktif bertanya tentang seks. Misalnya anak akan bertanya dari mana ia berasal. Atau pertanyaan yang umum seperti bagaimana asal-usul bayi. Jawaban-jawaban yang sederhana dan terus terang biasanya efektif.
Contoh : 
  • "Bayi berasal dari mana?" Anda bisa menjawab dari perut ibu. Atau Anda bisa tunjukkan seorang ibu yang sedang hamil dan menunjukkan lokasi bayi di perut ibu tersebut.
  • "Bagaimana bayi keluar dari perut Ibu?" Anda bisa menjawab bayi keluar dari lubang vagina atau vulva supaya bisa keluar dari perut ibu.
  • "Mengapa bayi bisa ada di perut?" Anda bisa menjawab bahwa bayi di perut ibu karena ada benih yang diberikan oleh ayah kepada ibu. Caranya adalah ayah memasukkan benih tersebut menggunakan penis dan melalui vagina dari ibu. Itu yang dinamakan hubungan seks, dan itu hanya boleh dilakukan oleh pria dan wanita yang telah menikah.

Pada Usia Menjelang Remaja
Saat anak semakin berkembang, mulai saatnya Anda menerangkan mengenai haid, mimpi basah, dan juga perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada seorang remaja. Anda bisa terangkan bahwa si gadis kecil akan mengalami perubahan bentuk payudara, atau terangkan akan adanya tumbuh bulu-bulu di sekitar alat kelaminnya.

Pada Usia Remaja
Pada saat ini, seorang remaja akan mengalami banyak perubahan secara seksual. Anda perlu lebih intensif menanamkan nilai moral yang baik kepadanya. Berikan penjelasan mengenai kerugian seks bebas seperti penyakit yang ditularkan dan akibat-akibat secara emosi.

Menurut penelitian, pendidikan seks sejak dini akan menghindari kehamilan di luar pernikahan saat anak-anak bertumbuh menjadi remaja dan saat dewasa kelak. Tidak perlu tabu membicarakan seks dalam keluarga. Karena anak Anda perlu mendapatkan informasi yang tepat dari orang tuanya, bukan dari orang lain tentang seks.

Karena rasa ingin tahu yang besar, jika anak tidak dibekali pendidikan seks, maka anak tersebut akan mencari jawaban dari orang lain, dan akan lebih menakutkan jika informasi seks didapatkan dari teman sebaya atau Internet yang informasinya bisa jadi salah dan bahkan malah menjerumuskan. Karena itu, lindungi anak-anak Anda sejak dini dengan membekali mereka pendidikan mengenai seks dengan cara yang tepat.

Inilah sedikit Tips "Cara Memberikan Pendidikan Seks kepada Anak" dari PIK Remaja Al-Hikmah semoga dapat berguna bagi para pengunjung dan pembaca.

Tips Facebook-an Yang Aman Bagi Remaja Putri

Kamis, 30 September 2010

Tips Facebook-an Yang Aman Bagi Remaja Putri

Setelah lama malas posting kali ini PIK Remaja Al-Hikmah akan sedikit berbagi cara Bagaimana facebook-an yang aman bagi Remaja Putri? Kemajuan informasi dan teknologi di dunia maya nampaknya memberi dampak dan pengaruh besar bagi anak-anak dan remaja. Coba lihat situs jejaring sosial semacam facebook yang bermunculan di jagad maya malah makin menguak kasus kriminal cyber yang terus meningkat di sepanjang tahun 2010 ini.

Facebook, tweeter dan MySpace atau situs jejaring soial lainnya sanggup menyihir para remaja dan anak-anak untuk sudi mampir dan menjelajah ke dalam dunia pertemanan itu hingga tak disadari bahaya mengancam. Kejahatan seksual salah satunya, adalah contoh kasus kriminal cyber yang marak saat ini.

Lalu, bagaimana Anda sebagai orangtua bijak menyikapi ancaman ini? Berikut beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan pada putra-putri Anda tanpa perlu bersikap membatasi ‘kesenangan’ mereka pada Facebook.
  1. Pakailah nama samaran (nick name). Hal ini untuk menghindari para pencuri identitas yang mengawasi akun facebook putra-putri Anda.
  2. Palsukan tanggal lahir. Mintalah putra-putri Anda untuk tidak memposting tanggal lahirnya secara lengkap di situs jejaring. Minta mereka mencantumkan tanggal dan bulan lahir saja. Jika perlu, minta mereka memalsukan informasi tanggal lahir.
  3. Pasang profile foto dengan avatar. Para pelaku kejahatan seksual kerap mengincar calon korbannya dengan hanya melihat wajah pada profile foto yang terpasang di situs jejaring. Hindari juga foto-foto dengan seragam kerja atau sekolah, karena secara tidak langsung hal ini akan memberikan informasi para pelaku kejahatan di dunia maya.
  4. Tanyakan pada putra-putri Anda, nyamankah membagikan alamat rumahnya kepada teman-temannya secara acak di facebook? Jadi, lebih baik sarankan pada mereka untuk tidak mencamtumkan alamat rumah secara lengkap di Facebook.
  5. Bukan ide yang baik untuk memberikan nomor telepon pribadi secara online. Buatlah aturan ini seketat mungkin, dan jika ketahuan melanggar, biarkan putra-putri Anda tahu bahwa ponsel dan hak istimewa mereka berupa internet akan dicabut selamanya.
  6. Hindari janjian ketemuan dengan orang yang belum jelas asal-usulnya, jika emang kepengen ketemuan ajaklah kakak, saudara atau teman demi keamanan. Atau mungkin bisa juga sewa Satpol PP he...he...he...
Inilah tips sederhana tentang Facebook-an Yang Aman Bagi Remaja Putri semoga dapat bermanfaat.

Tips Memilih Calon Suami

Rabu, 28 April 2010

Kriteria Memilih Calon Suami

1. Islam.

Ini adalah kriteria yang sangat penting bagi seorang Muslimah dalam memilih calon suami sebab dengan Islamlah satu-satunya jalan yang menjadikan kita selamat dunia dan akhirat kelak.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

“ … dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang Mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke Surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS. Al Baqarah : 221)

2. Berilmu dan Baik Akhlaknya.

Masa depan kehidupan suami-istri erat kaitannya dengan memilih suami, maka Islam memberi anjuran agar memilih akhlak yang baik, shalih, dan taat beragama.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

“Apabila kamu sekalian didatangi oleh seseorang yang Dien dan akhlaknya kamu ridhai maka kawinkanlah ia. Jika kamu sekalian tidak melaksanakannya maka akan terjadi fitnah di muka bumi ini dan tersebarlah kerusakan.” (HR. At Tirmidzi)

Islam memiliki pertimbangan dan ukuran tersendiri dengan meletakkannya pada dasar takwa dan akhlak serta tidak menjadikan kemiskinan sebagai celaan dan tidak menjadikan kekayaan sebagai pujian. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (nikah) dan hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nur : 32)

Laki-laki yang memilki keistimewaan adalah laki-laki yang mempunyai ketakwaan dan keshalihan akhlak. Dia mengetahui hukum-hukum Allah tentang bagaimana memperlakukan istri, berbuat baik kepadanya, dan menjaga kehormatan dirinya serta agamanya, sehingga dengan demikian ia akan dapat menjalankan kewajibannya secara sempurna di dalam membina keluarga dan menjalankan kewajiban-kewajibannya sebagai suami, mendidik anak-anak, menegakkan kemuliaan, dan menjamin kebutuhan-kebutuhan rumah tangga dengan tenaga dan nafkah.

Jika dia merasa ada kekurangan pada diri si istri yang dia tidak sukai, maka dia segera mengingat sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yaitu :

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Jangan membenci seorang Mukmin (laki-laki) pada Mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai.” (HR. Muslim)

Sehubungan dengan memilih calon suami untuk anak perempuan berdasarkan ketakwaannya, Al Hasan bin Ali rahimahullah pernah berkata pada seorang laki-laki :

“Kawinkanlah puterimu dengan laki-laki yang bertakwa sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika tidak menyukainya maka dia tidak akan mendzaliminya.”

Untuk dapat mengetahui agama dan akhlak calon suami, salah satunya mengamati kehidupan si calon suami sehari-hari dengan cara bertanya kepada orang-orang dekatnya, misalnya tetangga, sahabat, atau saudara dekatnya.

Demikianlah ajaran Islam dalam memilih calon pasangan hidup. Betapa sempurnanya Islam dalam menuntun umat disetiap langkah amalannya dengan tuntunan yang baik agar selamat dalam kehidupan dunia dan akhiratnya. Wallahu A’lam Bis Shawab.

TIPS BERGAUL AMAN AND SYAR’I

Selasa, 27 April 2010

1.Jangan mudah tergoda. Rayuan seringkali bikin kita meleleh. Nggak usah ngikutin kebiasaan teman yang buruk.
2.Pikirkan akibatnya. Ini penting, kamu harus bisa mengenal bahayanya gaul bebas. Rugi dunia juga rugi akhirat. Lagian kalo sampai “begituan” kan dosa.
3.Jaga jarak dengan lawan jenis sebelum segalanya kebablasan.
4.Nggak usah terlalu risau dengan perasaan orang lain. Kalau kamu nggak nyaman dengan perbuatan teman kamu yang melanggar batas agama, katakan “tidak” dengan jelas dan tegas.
5.Lebih banyak bergaul dengan mereka yang ngerti ajaran agama. Jangan sering gaul dengan yang miskin ilmu agamanya, entar kebawa amburadul tanpa sadar.

Tips Untuk Remaja Putri Jaga Diri

Berikut ini tips untuk menjaga diri bagi remaja putri :
  1. Hindari pergi sendirian ke tempat asing, yang kamu belum pernah ke sana. Apalagi jika tidak ada keperluan penting, tapi jika memang urgen bawa teman atau mahrom kamu.
  2. Hindari pulang malam atau keluar terlalu malam sendirian. kalau bisa selesaikan semua urusanmu sebelum malam tiba.
  3. Teliti memilih kendaraan umum dan waspada. jika mencurigakan segera turun.
  4. Jangan pakai perhiasan atau barang perhiasan lain yang mencolok (Tak jaman lagi buat sombong bin takabbur)
  5. Banyak berzikir, ingat bahwa Allah SWT selalu menjaga kita dimanapun kita berada, pa lagi jaman sekarang banyak penjahat yang menggunakan hipnotis.
satu lagi... ingat kata bang napi...
Kejahatan bukan direncanakan... tetapi kejahatan ada karena ada kesempatan...!!!!

Pengikut