WASPADAI Pergaulan Bebas Di Kalangan Remaja

Sabtu, 23 Oktober 2010

Pergaulan Bebas Kalangan Remaja, Wapadalah... Waspadalah...!!! kata Bang Napi

Masa remaja adalah masa yang paling berseri. Di masa remaja itu juga proses pencarian jati diri. Dan, disanalah para remaja banyak yang terjebak dalam narkoba dan pergaulan bebas.

Pergaulan bebas di kalangan remaja telah mencapai titik kekhawatiran yang cukup parah, terutama seks bebas. Mereka begitu mudah memasuki tempat-tempat khusus orang dewasa, apalagi malam minggu. Pelakunya bukan hanya kalangan SMA, bahkan sudah merambat di kalangan SMP. ‘’Banyak kasus remaja putri yang hamil karena kecelakan padahal mereka tidak mengerti dan tidak tahu apa resiko yang akan dihadapinya.’’ 

Bukan hanya remaja nakal saja yang terjebak, anak baik pun bisa kena. Anak baik yang disebut anak rumah pun ada yang mengalami ‘kecelakaan’,ucapnya. Oleh sebab itu, sangat diperlukan pancegahan dini dengan memberikan pengetahuan seks. Pendidikan seks itu sangat penting sekali. Tapi, di masyarakat kita pendidikan seks itu masih dianggap tabu. Berdasarkan pengamatan PIK Remaja, banyaknya remaja yang terjebak seks bebas ini dikarenakan mereka belum mengetahui tentang seks. Seks itu bukan hanya berhungan intim saja. Tapi, banyak sekali, bagaimana merawat organ vital, mencegah HIV dan lainnya. Pelajari seks itu secara benar supaya kita bisa hidup benar.

Banyaknya kalangan remaja yang melakukan seks bebas, diindikasikan ada jaringan tertentu yang menggiring anak-anak ke hal yang negatif. Oleh karena itu, MUI menghimbau untuk menutup tempat yang berbau maksiat. Menutup tempat maksiat itu jauh lebih penting demi generasi muda, karena generasi muda adalah masa depan bangsa.

Ditingkat pergaulan jaman sekarang, anak-anak bisa saja dan lebih mudah  berbohong. Oleh sebab itu, pengawasan orang tua harus diperketat. Tentu saja contoh perilaku orang tua sangat berperan. PIK Remaja berharap, semua sekolah-sekolah tanpa terkecuali memperkuat kembali kehidupan beragama. Kita harus menanamkan nilai-nila agama sejak dini sehingga mereka memiliki kepribadian yang kuat. akibat dari perkembangan zaman, ketika agama tidak lagi menjadi pokok dalam kehidupan banyak remaja yang terjebak dalam pergaulan bebas. Solusinya, kuatkan lagi ajaran agama. Baik di sekolah maupun di rumah agama merupakan kebutuhan pokok, dan benteng yang paling kokoh..

Selain itu, orang tua harus lebih memperhatikan anaknya. Orang tua dan anak harus selalu berkomunikasi. Sehingga tahu persoalan anak. Orang tua harus bisa menjadi tempat curhat yang terbaik bagi anaknya.

Sekali lagi...
Waspadai Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja...!!!

4 komentar

Perpustakaan Antropologi mengatakan...

Jaman sekarang terlalu banyak godaan, bukan hanya remaja tetapi juga orang dewasa. Hanya saja rem4aja cenderung lebih mudah terbawa arus...

Nice post sobat:)

Jamal mengatakan...

Jaman dan teknologi semakin canggih, tapi peradaban kembali lagi ke jaman dimana Rosulullah belum lahir (Jahiliah) walaupun dunia sudah terang benderang, ilmu pengetahuan semakin luas, akan tetapi banyak diantara kita yang hatinya gelap gulita tidak dapat menerima cerahnya ilmu pengetahuan terutama masalah agama sebagai tonggak dan benteng dari jalan kehidupan, semoga kita terhindar dari sesatnya pergaulan, dan tetap ingat kepada sang Khaliq, Ingat " Denyutkan Jantungmu Dengan Dzikrullah" kapanpun dan dimanapun hanya satu Allah

Ali Imron mengatakan...

wah sob,, sekarang zamannya sudah rada bebas,, cz faktor utamanya adalah orang tua mereka sendiri,, apa lagi ank sekarang umur 5 tahun aj udah brani ngeroko sob,, moga aj ada yang ngasih motivasi buat para orangtu-orangtua sekalian tuk lebih disiplin lagi ngedidik anak-anak mereka

pr4mize mengatakan...

Keterhati2an menjadi syarat utama untuk mendidik anak. Emang tidak harus terlalu ketat, tapi harus disiplin. Jangan bergaul dengan lawan jenis secara bebas!

Posting Komentar

Jangan Lupa KLIK Google+

Pengikut